Operasi Jerat

15 Agustus 2013 |
11:10:22

OPERASI JERAT DI TN. WAY KAMBAS  DAN TN. BUKIT TIGAPULUH






Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh PKHS adalah perlindungan satwaliar.   Sejak pertengahan Mei -- awal Agustus 2013, 3 unit perlindungan di TNBT dan 3 unit survey dan monitoring di TNWK melakukan operasi pencarian dan pemusnahan jerat.  Selama kegiatan sekitar 3 bulan tersebut telah ditemukan dan disita 12 jerat seling kecil di TNWK.  Jerat ini terbuat dari kawat atau tali kopling sepeda motor.  Biasanya jerat ini dapaat menangkap jenis-jenis satwaliar kecil.  Akan tetapi walaupun satwa besar dapat memutuskannya, jerat seling ini akan menimbulkan luka yang serius pada satwa.   Selama melakukan kegiatan operasi jerat ditemukan satu ekor trenggiling (Manis javanica) yang terkena jerat dan berhasil dilepaskan oleh tim pkhs dan tnwk.  Selain itu juga ditemukan satu ekor kucing bulu (Pardofelis marmorata) yang terluka parah karena terkena tembakan senapan angin.   Setelah dirawat selama 3 hari dan peluru yang bersarang di kepala kucing bulu berhasil dikeluarkan, kucing ini akhirnya mati akibat luka pada kepalanya.

Di TNBT, tim perlindungan berhasil menyita 40 unit jerat dari nylon dan 5 unit jerat harimau.  Jerat dari nylon biasanya ditujukan untuk menangkap babi, kijang dan rusa.  Sementara jerat harimau terbuat dari seling dengan diameter lebih dari 5 mm. 


Selain itu tim  pkhs di tnbt juga menemukan satu ekor beruang yang terkena jerat seling kecil.  Beruang ini terkena jerat dengan system  jerat yang diikatkan pada balok.  Saat satwa terkena jerat, maka pelanting kecil akan mengikatkan seling pada kaki satwa.  Satwa dapat mematahkan pelanting kecil ini, akan tetapi satwa akan kesulitan berjalan karena seling yang mengenai kaki satwa terikat pada balok dengan panjang sekitar 80-100 cm.   Biasanya dengan jerat ini, satwa akan mati berjarak sekitar 100 m dari lokasi jerat karena balok yang terseret akan terkena kayu.   Pada tubuh beruang ditemukan bahwa kaki beruang yang terjerat mengalami patah tulang.  Melihat kondisi kaki beruang, diperkirakan beruang menggigit kakinya untuk mencoba memutuskan seling yang mengikat kaki. 

Tim pkhs juga menemukan satu unit jarring burung dan membebaskan satu ekor burung yang terperangkap jarring.



0 Komentar


Belum ada komentar